Bijak karena Mendengar, Membaca, dan Menulis.

Sabtu, 22 Oktober 2011

Hidup Di Pesantren (Part 1)

Gedung Utama Pondok Pesantren Al-Mujahidin Balikpapan

     Bismillahirrahmannirrahim ..
                Aku sekarang hidup dipesantren, menjalani kisah hidup menjadi santri yang berjenjang pendidikan SMA, makanan yang sehat selalu tersedia, walau sangat sederhana namun menyehatkan, sholat 5 waktu yang tidak pernah ketinggalan walau terkadang malas melaksanakannya, sahabat banyak untuk teman berbagi, para guru yang tak pernah bosannya membimbing diriku agar kelak aku menjadi orang yang bermanfaat bagi semua, mengaji yang awalnya seperti membaca terbata – bata sekarang alhamdullillah mulai membaik, mandi yang selalu antrian jika tidak mandi sebelum solat subuh sudah sering kualami, extrakurikuler yang tak pernah akan kutinggalkan membuat aku orang yang akan mengerti sebuah arti tanggung jawab, menjadi pemimpin dikelas menjadi langkah awal buat  meniti karirku masa depan .
                Awal 10 Juli 2011 merupakan awal diriku memulai hidup menjadi santri yang akan mengikuti semua peraturan yang telah dibuat oleh pondok pesantren, wajah – wajah baru teman yang akan menemani hidupku selama di pondok, awalnya aku susah menghafal nama nama teman baruku, karena nama mereka asing bagiku, seiring berjalannya waktu alhamdullillah sekarang aku sudah mulai menghafal nama mereka semua, dihari pertama masuk asrama rasa sedih bercampur senang hinggap dihatiku, sedihnya di tinggalkan oleh orang tua, senangnya dapat bertemu banyak saudara baru, SERU itulah kata awal untuk menggambarkan keadaan dikamar 10 Utsman Bin Affan, masalah mandinya cukup mengagetkanku, betapa tidak, karena kamar mandinya kecil saja dan tempat airnya sama – sama dibuat memanjang, terus toiletnya juga kecil, airnya juga pada saat itu sering terasa bau bau besi berkarat, karena airnya merupakan air sumur bor, namun sekarang alhamdullillah airnya sudah sangat jernih, karena pesantren membeli alat penyaring air, semacam filter air, begitulah intinya.

                Pagi 11 Juli 2011 awal aku masuk sekolah, hari pertama yaitu MOSBA (Masa Orientasi Santri Baru) Ponpes Al – Mujahidin, kegiatan tersebut berlangsung selama 7 hari, canggung, malu, segan, sulit bicara, itulah yang kurasa pada saat mosba, kegiatan dimulai dengan saling mengenal teman teman baru, esoknya makin hari makin seru dan keren kegiatan mosba-nya, baru pernah aku rasakan mosba yang berbeda dari mosba yang pernah aku rasakan di SMP, selain itu juga kakak – kakaknya juga mendukung kegiatan itu menjadi seru sangat, tak terasa di hari terakhir mosba, pihak pesantren mengadakan semacam out-bond di PT. Inhutani , kegiatan itu seperti penjejelahan di extrakurikuler pramuka, di setiap jalan penjelajahan ada pos, pos pos tersebut sampai 8 buah, sungguh amazing yang kurasakan di awal hidup di pesantren ini ..

Bersambung ..

0 Saran Dan Kritik:

Posting Komentar

nuzululazmie. Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Disini!

Popular Posts